tertahan di pelupuk mata-ku

………

(aku masih berfikir kata apa yang harus aku tuliskan di dalam sini.. terlalu banyak hal yang aku pendam disini.. di sisi kosong dalam hidupku..)

aku telah mendapat tugas yang besar..
yang bisa membuatku berpikir secara DEWASA.

tapi entah ..
Allah terlalu sayang kepadaku mungkin..
sampai aku harus mendapat cobaan seperti ini..

pagi itu aku sendiri dirumah..
dan datanglah orang itu..
MANUSIA BRENGSEK YANG KOTOR DI DUNIA INI..
membawa surat yang mengguncang hatiku ..
aku bingung Tuhan..
aku harus bagaimana..
aku gag tau gimana jadinya kalo ibuku tau hal ini..
apalagi ayahku..

tapi aku tetap harus memberitahukan kapada ayahku itu..

dan akhirnya..
ibuku pun tau juga tentang hal ini..
aku harus melihatnya menangis didepanku..
aku mencoba menahan sakit yang aku rasakan..
ibu.. hentikan tangisanmu ini.. aku gag bisa melihatmu terus begini..

dan semua hal yang da di pikiranku rasanya lenyap..
hancur..
lebur bagai terhempas tanah..

orang yang aku sayangi harus ada ditempat itu..
TEMPAT MENGERIKAN ITU..
TEMPAT YANG PALING HINA DISINI..
tapii bukan TEMPAT PELACUR MENJUAL DIRINYA..

aku hanya bisa menahan sakitnya hatiku ketika aku melihat ibuku duduk termenung..
meratapi nasib orang yang kami sayangi disana..
dalam keadaan tersiksa, dan juga terpuruk dalam kesedihan.
aku gak akan bisa membayangkan apalagi merasakan apabila aku jai dia.. kakakku.
rasanya begitu… arrgghh…

Allah memang sedang menguji kesabaranku..
hari itu aku sengaja meliburkan diri dari kesibukanku yang tak terlalu bisa kalian MENGERTI.
aku akan pergi kesana..
KETEMPAT itu.. walaupun rsanya aku PERIH.. PERIH…PERIH..
membayangkan bagaimana ibuku menangis , merasakan anaknya disana, membayangkan apa yang ia rasakan ketika dimalam hari.
aku menangis ketika harus bersimpuh dihadapannya.
dihaddapan kakakku.
air matanya seakan menyiratkan bahwa ia sangat tersiksa disana. di TEMPAT MUNAFIK ITU..

(aku menahan tangisanku ketika aku menulis ini..)

sekarang ibu , ayah , dan juga bibiku sedang berusaha.
membawa kakakku keluar dari SARANG MANUSIA BIADAB ITU..
MANUSIA YANG DULU AKU KAGUMI..
dan ternyata ..
GAG LEBIH DARI SEORANG BAJINGAN.

semoga Allah mendengar apa yang aku panjatkan setiap aku berdoa.. dan setiap ibuku memohon didalam air mata dan suara tuanya..

I LOVE u Mom..
I LOVE u Dadd..
I LOVE u Brother..
and I LOVE u Allah..

(ditulis untuk yang aku sayangi didalam jeruji besi…
dengan segala rintihan air mataku.. )

1 Komentar »

  1. ra ma he Berkata:

    semoga aku dapat bertahan dalam situasi ini..
    situasi yang tak pernah aku bayangkan sebelumnya..

    semoga Allah mendengarkan kata hatiku..
    mendengar doaku ..
    dan mengabulkannya..

    karena aku yakin ..
    DIA MAHA SEMPURNA..


{ Pengumpan RSS untuk komentar di postingan ini} · { URI Lacak Balik }

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.